Pengusaha
vs Pegawai
Menjadi seorang Manager mungkin adalah
impian sebagian banyak orang. Bagaimana
tidak ? Gaji yang besar dan kedudukan
yang terpandang telah ada ditangan seorang Manager. Tidak jauh berbeda
dengan PNS (Pegawai Negri Sipil), banyak orang bercita-cita untuk menjadi PNS.
Menjadi seorang Pegawai Abdi Negara,
memang sudah menjadi impian para masyarakat Indonesia . Disamping karna gaji
tetap yang diterimanya setiap bulan, PNS pun memperoleh tunjangan dan jaminan
hari tua. Tidaklah mengherankan jika para mahasiwa mulai mencari info-info
mengenai tes PNS dan mengurus segala persyaratannya ketika mereka akan menempuh
dunia kerja.
Yang menjadi sorotan mengapa jarang
sekali masyarakat Indonesia yang bercita-cita menjadi seorang Pengusaha ? Mengapa banyak orang tua yang menyarankan
anak-anak mereka agar menjadi Pegawai
Abdi Negara atau Manager dibanding menjadi seorang Pengusaha ? Jika kita
melihat segi padang sejarah mengenai karakter bangsa, mungkin kita akan mendapatkan sebuah
gambaran mendasar mengapa rakyat Indonesia cenderung ingin menjadi Pegawai ?
Indonesia yang beratus-ratus tahun telang dijajah
oleh negara-negara Eropa begitu tertindas dan terluka. Mereka menjadi budak dinegara
mereka sendiri. Mereka tidak berani melawan, hanya mampu menangis dan menurutin
semua perintah para penjajah,kecuali bagi mereka para pejuang yang memiliki
mental baja. Bukanlah hal yang aneh jika rakyat
Indonesia sudah terbiasa bekerja berdasarkan perintah, terbiasa dipimpin,
dan terbiasa untuk diatur oleh orang lain. Sedangkan Pengusaha adalah orang
yang memimpin dan membuka lapangan pekerjaan kepada orang lain. Sulit sekali
rupanya merubah mental anak-anak bangsa agar menjadi seorang Pemimpin dan bukanlah Dipimpin. Bisa
dibayangkan bagaimana negara ini bisa makmur apabila banyak dari rakyatnya yang
tidak memiliki pekerjaan akibat minimnya lapangan pekerjaan. Apalagi tingginya
pertumbuhan penduduk di Indonesia menjadikan Indonesia memiliki jumlah Tuna Karya yang semakin meningkat dari
tahun ke tahun. Apa kita mau dicap sebagai “mental
jajahan”. Buktikan bahwa anak-anak
bangsa adalah tambang emas Indonesia.
Mengapa lebih baik menjadi Pengusaha
dibanding Pegawai ? Karena memang pada
dasarnya Pengusahalah yang akan melahirkan kedudukan untuk pegawai-pegawainya.
Pengusaha selalu menjadi kepala dan bukan ekor. Bayangkan, mana mungkin ada
posisi sebagai Manager tanpa adanya Pengusaha. Itu berarti Pengusahalah yang
memegang banyak kehidupan orang lain. Pengusaha melahirkan banyak lapangan
pekerjaan atau bisa dikatakan menghidupkan sebagian besar masyarakat. Pengusaha
memberi sinar terang pada kaum Tuna karya. Pengusaha menjadi jawaban masa depan
bangsa. Fakta kehidupan telah menjawab, bahwa negara-negara maju adalah negara-negara
dengan jumlah Pengusaha yang besar. Dimana mereka dapat memberikan penghidupan
bagi masyarakatnya.
Lalu tunggu apalagi, sebagai kaum
pemimpin bangsa kelak, mari kita menyatukan tangan mewujudkan negri yang maju, negri
yang terpandang, negri yang memiliki peranan penting di kancah dunia dan
menjadi negri dengan rakyatnya yang sejahtera.
Belum terlambat untuk menjadi pengusaha-pengusaha muda yang dapat
memperkerjakan orang lain. Bahkan dengan seorang pengusaha, ia dapat mempekerjakan
ribuan rakyat. Rakyat Indonesia bukanlah tidak berpotensi untuk menjadi
pemimpin tetapi banyak yang belum memiliki mental seorang pemimpin. Dengan
kemampuan dan mental kepemimpinan, mari kaum pelajar kita dobrak dan buktikan
pada dunia.


Terimakasih sudah berbag cerita mengenai ha yang berkaitan dengan pegawai. salam kenal bimtek kepegawaian
BalasHapus