Entri Populer

Kamis, 06 September 2012

Pengusaha vs Pegawai

                                         Pengusaha vs Pegawai

      Menjadi seorang Manager mungkin adalah impian sebagian  banyak orang. Bagaimana tidak ? Gaji yang besar dan kedudukan  yang terpandang telah ada ditangan seorang Manager. Tidak jauh berbeda dengan PNS (Pegawai Negri Sipil), banyak orang bercita-cita untuk menjadi PNS. Menjadi seorang Pegawai Abdi Negara, memang sudah menjadi impian para masyarakat Indonesia . Disamping karna gaji tetap yang diterimanya setiap bulan, PNS pun memperoleh tunjangan dan jaminan hari tua. Tidaklah mengherankan jika para mahasiwa mulai mencari info-info mengenai tes PNS dan mengurus segala persyaratannya ketika mereka akan menempuh dunia kerja.
      Yang menjadi sorotan mengapa jarang sekali masyarakat Indonesia yang bercita-cita menjadi seorang Pengusaha ?  Mengapa banyak orang tua yang menyarankan anak-anak mereka agar menjadi Pegawai Abdi Negara atau Manager dibanding menjadi seorang Pengusaha ? Jika kita melihat segi padang sejarah mengenai karakter  bangsa, mungkin kita akan mendapatkan sebuah gambaran mendasar mengapa rakyat Indonesia cenderung ingin menjadi  Pegawai ?
       Indonesia yang beratus-ratus tahun telang dijajah oleh negara-negara Eropa begitu tertindas dan terluka. Mereka menjadi budak dinegara mereka sendiri. Mereka tidak berani melawan, hanya mampu menangis dan menurutin semua perintah para penjajah,kecuali bagi mereka para pejuang yang memiliki mental baja. Bukanlah hal yang aneh jika rakyat  Indonesia sudah terbiasa bekerja berdasarkan perintah, terbiasa dipimpin, dan terbiasa untuk diatur oleh orang lain. Sedangkan Pengusaha adalah orang yang memimpin dan membuka lapangan pekerjaan kepada orang lain. Sulit sekali rupanya merubah mental anak-anak bangsa agar menjadi seorang  Pemimpin dan bukanlah Dipimpin. Bisa dibayangkan bagaimana negara ini bisa makmur apabila banyak dari rakyatnya yang tidak memiliki pekerjaan akibat minimnya lapangan pekerjaan. Apalagi tingginya pertumbuhan penduduk di Indonesia menjadikan Indonesia memiliki jumlah Tuna Karya yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Apa kita mau dicap sebagai “mental jajahan”.  Buktikan bahwa anak-anak bangsa adalah tambang emas Indonesia.
        Mengapa lebih baik menjadi Pengusaha dibanding Pegawai ?  Karena memang pada dasarnya Pengusahalah yang akan melahirkan kedudukan untuk pegawai-pegawainya. Pengusaha selalu menjadi kepala dan bukan ekor. Bayangkan, mana mungkin ada posisi sebagai Manager tanpa adanya Pengusaha. Itu berarti Pengusahalah yang memegang banyak kehidupan orang lain. Pengusaha melahirkan banyak lapangan pekerjaan atau bisa dikatakan menghidupkan sebagian besar masyarakat. Pengusaha memberi sinar terang pada kaum Tuna karya. Pengusaha menjadi jawaban masa depan bangsa. Fakta kehidupan telah menjawab, bahwa negara-negara maju adalah negara-negara dengan jumlah Pengusaha yang besar. Dimana mereka dapat memberikan penghidupan bagi masyarakatnya.
        Lalu tunggu apalagi, sebagai kaum pemimpin bangsa kelak, mari kita menyatukan tangan mewujudkan negri yang maju, negri yang terpandang, negri yang memiliki peranan penting di kancah dunia dan menjadi  negri dengan rakyatnya yang sejahtera. Belum terlambat untuk menjadi pengusaha-pengusaha muda yang dapat memperkerjakan orang lain. Bahkan dengan seorang pengusaha, ia dapat mempekerjakan ribuan rakyat. Rakyat Indonesia bukanlah tidak berpotensi untuk menjadi pemimpin tetapi banyak yang belum memiliki mental seorang pemimpin. Dengan kemampuan dan mental kepemimpinan, mari kaum pelajar kita dobrak dan buktikan pada dunia.

1 komentar:

  1. Terimakasih sudah berbag cerita mengenai ha yang berkaitan dengan pegawai. salam kenal bimtek kepegawaian

    BalasHapus